Persib Vs Sriwijaya Fc 2015

Persib Vs Sriwijaya Fc 2015 – JAKARTA: Laga final Piala Presiden 2015 antara Srivija dan Persib tak hanya berlangsung panas di lapangan. Dulu, dan bahkan sekarang, kedua tim pernah berselisih soal masalah jual beli pemain, atau dalam hal ini, di luar lapangan.

Ya, hubungan “ramah tapi penuh kebencian” memang selalu terjalin antara Sriwijaya FC dan Prasib. “Mungbandang” senang menyambut para aktor Sriwijaya. Tim Prasib kini dihuni oleh mantan pemain Sriwijaya. Mereka adalah Farman Yutina, M. Rizwan, Spardi Nasir, Abdul Rahman, Ahmad Jafariano, Tony Sucipto dan Tantan.

Persib Vs Sriwijaya Fc 2015

Sedangkan Sriwijaya merekrut Wildancia, Asree Akbar, dan Ferdinand Singha (kemudian keluar dari PSM) pada periode ini. Rekrutmen para pemain ini berlangsung mudah dan tanpa kontroversi. Selain kepindahan Ferdinand Singh pada tahun 2015, Persib Bandung menimbulkan kegaduhan di kubunya.

Susunan Pemain Persib Bandung Vs Sriwijaya Fc

Maklum, di awal pembatalan Liga Super Indonesia (ISL) musim 2015/16, Persib kekurangan penyerang berkualitas. Persib ingin mempertahankan Ferdinand namun pemain Batak itu hengkang ke Sriwijaya FC. Ferdinand malah ke PSM Makassar belakangan. Hal ini semakin memperkuat julukan pemasar domba yang dikaitkan dengan Ferdinand.

Sejak 2010, Persib dan Sriwijaya FC sudah akrab dengan pertukaran pemain. Tentu saja tidak semuanya berjalan mulus. Tak jarang, transaksi mula-mula diwarnai oleh argumentasi lisan. Meski pada dasarnya pemain bebas meninggalkan klub di akhir musim karena tidak ada klub di Indonesia yang memiliki kontrak pemain lebih dari satu musim.

Pada tahun 2011, Sriwijaya membuat Prasib kesal dengan mendatangkan Siswanthu. Awalnya Prasib mengira Sriwijaya hanya memboyong Hilton Moreira. Saat itu Persab memang ingin menyingkirkan Hylton, namun justru mendatangkan winger muda Siswanto juga.

Pada musim 2012/13, kedua tim saling berebut pemain PSPS, Herman Xumafo. Xumafo memilih bergabung dengan Persib, namun penampilannya kurang memuaskan hingga akhirnya bergabung dengan Srivija FC pada musim berikutnya.

Semen Padang Incar Dua Andalan Sriwijaya Fc

Kembali, Prasib sempat cedera saat Sriwijaya merampok pemain andalan mereka Bodhi Sudras pada 2010. Lebih miris lagi karena Budi masih menjadi pemain saat Srivija mengalahkan Persib 6-0 di Piala Antar Pulau.

Prasib merespons penampilan Sriwijaya pada musim 2011/12 dengan mendatangkan tiga pemain kunci ‘Laskar Wang Keto’ yakni Farman Uthina, M Rizwan, dan Spardi. Di penghujung musim, giliran Abdul Rahman dan Ahmad Jafarianto yang mengenakan seragam Parasib. Kelima pemain ini masih hidup di Persib. (Def/Rco)

* Benar atau salah? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang dipublikasikan ini, silakan WhatsApp nomor 0811 9787 670 dengan mengetikkan kata kunci yang diperlukan. Striker Mitra Coker, Dafre Riski (kiri) di antara pemain Persib kaget dengan gol Farman Utena. Pertandingan – Leg Kedua Final Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Haropath, Bandung, Sabtu (10/10/2015). (/Halmi Fitriyan)

, Palembang – Pertemuan Prasib Bandung dan Sriwijaya FC di Final Piala Presiden 2015 dinilai menjadi laga yang membanggakan. Prasib bukanlah rival luar negeri Sriwijaya karena kedua tim sudah pernah bertemu di kompetisi domestik.

Jeritan Hati Tibo Setelah Sriwijaya Dihajar Persib

Sriwijaya bahkan punya rekor luar biasa dengan mengalahkan Prasib dengan skor 6-0. Pertandingan tersebut merupakan babak penyisihan grup Piala Antar Pulau 2010 yang digelar di Stadion Laut Gilora Sriwijaya, Jakabring, Palembang.

Dalam kemenangan 6-0, Bodhi Sudars mendapat tiga gol dari Laskar Wang Keto. Kemudian, Octo Manani mencetak dua gol, dan Park Jung-hwan mencetak satu gol ke gawang Prasib Bandung.

Rekor impresif tersebut bisa menjadi bekal berharga bagi pasukan Benny Dolo saat menghadapi Persib di final. Sriwijaya FC kembali termotivasi untuk mempermalukan Mongbandang.

Selanjutnya di final Piala Presiden, Srivija FC bisa ditempatkan sebagai underdog. Prasib turut bergembira atas keberhasilan Laskar Wang Keto menjuarai turnamen yang didukung Mahaka Sports and Entertainment tersebut.

Isi Kekosongan Kompetisi, Semeton Dewata Buldog Cup 3 Siap Digelar

Namun pukulan pahit juga dialami Sriwijaya FC saat dikalahkan 0-4 oleh Persib di Liga Super Indonesia 2013. Saat itu pertandingan dimainkan pada 15 Juni 2013 melawan Persib di Stadion C Jhalk Haropath. Dua gol dicetak Sergio van Dijk, kemudian Mohamed Rizwan, dan Hilton Moreira. (Menang/Jnp)

* Benar atau salah? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang dipublikasikan ini, silahkan whatsapp untuk mengecek nomor asli 0811 9787 670 dengan mengetikkan kata kunci yang dibutuhkan, sebelum pertandingan final melawan Srivija FC, Prasib Bandung di Gilrab Bang Karno Man Melakukan latihan dan uji lapangan. Stadion (SUGBK), Senyan, Jakarta, Sabtu (17/10/2015).

Persib Jakarta Bandung menurunkan Didi Kusander untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Haryono pada final Piala Presiden 2015 melawan Sriwijaya FC. Piala Presiden 2015 dimainkan pada Minggu (18/10/2015) di SUGBK.

Pada duel terakhirnya ini, Mong Bandung memperlihatkan formasi 4-3-2-1. Pelatih Persib, Jadjang Nordjaman, hanya menempatkan pemain sayap, Ilija Spasojevic di lini pertama. Pujian untuk tiga pemain pekerja keras Persib, Makan Kunat, Atip Rizal, dan Zulan Zamron.

Konate: Persib Tak Tergantung Satu Pemain

Sementara di kubu Sriwijaya FC, pelatih Benny Dullo belum melakukan perubahan berarti. Posisi pemain SFC masih sama pada laga kedua liga melawan Arima di Stadion Mahan Solo akhir pekan lalu. TA Musafry dan Patrich Wanggai menjadi andalan Bendol untuk membongkar pertahanan Sriwijaya.

Gelandang Transportasi Air Sriwijaya Asree Akbar juga masuk dalam debut SFC. Bertindak sebagai pemain jangkar, Asri bertugas mengendalikan ritme dan transisi tim saat turun bertahan atau menyerang.

Di barisan belakang, Bandol memasangkan Fichardin Arianto dan Abdul Wali Mega sebagai bek tengah. Keduanya dibantu dua bek sayap, Syaf Indira Kahia dan Voldansia. Kuartal bek Sriwijaya akan melindungi tembok terakhir Dian Agos Prasitio yang berdiri di bawah meteran. (Rjp/Rco)

Persib Bandung: Saya membuat Viravan, Spardi, Vujovic, Ahmed Jofriano, Tony Sosipto, Didi Kisanander, Ferman Utena, Makan Conat, Ateep Rizal, Zalham Zamron, Ilija Spasojevic

Wawancara Benny Dollo, Pelatih Sriwijaya Fc

Sriwijaya FC: Dayan Agus, Saiful Indira Kahia, Abdul Wali Mega, Asree Akbar, Yoo Hyun Koo, Wildancia, TA. Musafari, Fachardin Arianton, Patrick Vangai, Siakar Suleiman, Titus Bonay

* Benar atau salah? Untuk mendapatkan validitas informasi yang dipublikasikan, silakan WhatsApp mengecek nomor validitas 0811 9787 670 dengan mengetikkan kata kunci yang diperlukan. Bek Persib Ahmad Jafariano (depan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Srivija FC di Stadion Gelora Bang Karno Man, Jakarta. , Minggu (18/10/2015). Prasib unggul 2-0 melawan Sriwijaya FC di babak pertama. (ATAS Renato)

JAKARTA- Prasib Bandung berhasil meraih Piala Presiden 2015. Mong Bandung mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 pada laga final yang dimainkan di Stadion Gelora Bang Karno Man, Minggu (18/10/2015). Pasukan Jadjang Noordjaman mencetak dua gol di babak pertama.

Prasib memulai permainan dengan baik. Mereka dengan cepat memimpin pada menit ke-6 melalui tendangan bebas bek Ahmad Jafarianto. Bola tidak bisa diblok kiper Sriwijaya Dian Agus Prostiv karena membentur Petric Vangai yang terkena kabel hidup.

Persib Bandung Juara Piala Presiden 2015

Sriwijaya berusaha menyamakan kedudukan lebih awal. Namun Prasib masih menguasai bola, Sriwijaya tak mampu leluasa menyerang.

, Cerveja akhirnya berhasil menangkap permainan tersebut. Dengan kecepatan Titus Bonay, tim besutan Benny Dolo berusaha mendobrak pertahanan Parsib di sisi sayap.

Alih-alih mencari gol penyeimbang, gawang Sriwijaya kembali kebobolan menjelang waktu setengah jam. Diane Agus mencetak gol bunuh diri karena kesalahannya. Conte yang lepas kendali memberikan pukulan telak. Bola membentur tiang lalu membentur tangan Dian Agus dan akhirnya masuk ke dalam tiang.

Setelah dua gol, Sriwijaya mencoba meningkatkan laju permainan. Wangai punya peluang mencetak gol dua menit setelah turun minum. Sayangnya tendangan eks penyerang Persipura Jayapura itu masih melenceng dari sasaran.

Supardi Nasir Kembali Ke Bandung, Tapi Bungkam Soal Persib

Peluang Sriwijaya selanjutnya datang dari bek Wildancia. Usai bekerja sama dengan Wanggai, tendangan Wildansiah melebar. Namun gol tersebut berhasil diselamatkan oleh kiper I Made Wirawan.

Pada menit ke-57, gelandang Siakar Sulaiman juga gagal menjebol gawang Parsib. Kulit bulat sudah keterlaluan dalam artikel Medveerawan.

Meski sesekali mulai menyerang di babak kedua, Persib juga berhasil mendapatkan peluang emas. Pada menit ke-66, tendangan jauh Zalham berhasil ditepis keras oleh Dian Agus.

Memasuki pertengahan babak kedua, Sriwijaya semakin kesulitan menembus pertahanan Prasib. Upaya Sriwijaya dari sisi sayap dengan mudah dihentikan oleh dua pemain Persib, Jupe dan Vladimir Vujovic yang berbadan besar.

Sebanyak 8.733 Personel Amankan Final Sriwijaya Fc Vs Persib Di Gbk

Persib Bandung: Saya membuat Weerawan, Spardi, Vujovic, Ahmed Jofriano, Tony Sosipto, Didi Kisanander (Agang Pribadi 70), Farman Utena (Dias Angga 81), Makan Konat, Atip Rizal (Tawfiq 66), Zulham Zamron. Zamron, Spasojevic

Sriwijaya FC: Dayan Agus, Saiful Indira Kahia, Abdul Wali Mega, Asri Akbar (Fathur Rahman 63), Yoo Hyun Koo, Wildancia, TA. Musafari (Anis Naber 85), Fichardin Arianton, Patrick Wangai, Siakar Suleiman (Rizki Doi Ramadhan 63), Taytus Bonay

* Benar atau salah? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang dipublikasikan ini, silahkan WhatsApp nomor sebenarnya 0811 9787 670 hanya dengan mengetikkan kata kunci yang dibutuhkan untuk sementara memimpin 2-0. , Minggu (18/10/2015).

Kedua tim semakin menunjukkan intensitasnya saat wasit Jumadi Effendi memberi isyarat dimulainya pertandingan. Sriwijaya FC mendapat peluang pada menit ke-4, namun tembakan TA Mushafari masih melebar di sisi kiri gawang I-Med Weerawan.

Highlights Piala Presiden 2015: Sriwijaya Fc Vs Arema Cronus 2 1

Ahmad Jafari yang jahat tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangan kerasnya membentur pose Sriwijaya, namun masih terlalu kuat untuk ditepis kiper Dian Agus Prasatio.

Persib sempat memperbesar keunggulannya pada menit ke-39 lewat tembakan Utip. Namun wasit menganulirnya karena kapten Persib itu lebih dulu berada dalam posisi offside.

Mong Bandung akhirnya berhasil menggandakan keunggulannya di penghujung babak pertama. Bola dikuasai Macan Connaught untuk menerima umpan silang Atep.

Dia berbalik dan memukulnya dengan keras. Bola membentur tiang dan ditangkap kiper Diane Agus, namun malah masuk ke gawangnya sendiri.

Pengalaman Teja Paku Alam Di Sriwijaya Fc, Dicemooh Suporter Karena Jarang Tampil

Persib Bandung: 78-Saya membuat kekacauan; 22, Spardi Nasser, 3-Vladimir Vujević, 16- Ahmad Joffrianto, 3-Tony Sucipto; 11-Didi Kasandar, 15-Farman Utina, 10-Makan Konat; 7-Etep, 54-Zalm Zamron, 87, Ilija Spasojevic

Srivija FC: 33-Dian Agus; 4-Saiful Indra, 5-A Mega, 6-Asri Akbar, 8-Yo Hun Ko; 17-T A Nasafry, 22-Wildiansyah,

Sriwijaya fc vs persib 2015, live persib vs sriwijaya fc, streaming persib vs sriwijaya fc, skor persib vs sriwijaya fc, prediksi persib vs sriwijaya fc, gambar persib vs sriwijaya fc, hasil persib vs sriwijaya fc, persib vs sriwijaya fc 2016, persib vs sriwijaya fc, persib vs sriwijaya fc 2014, persib bandung vs sriwijaya fc, jadwal persib vs sriwijaya fc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *