Program Ekstensi D3 Ke S1 Di Luar Negeri – 1. Universitas Indonesia 2. Universitas Negeri Jakarta 3. Universitas Airlangga 4. Institut Pertanian Bogor 5. Universitas Telkom Bandung 6. Institut Teknologi Sepulu Noemvri (ITS) 7. Universitas Bakri 8. Universitas Bina Nusantara 9. Universitas Merku Buana 10. Universitas Diponegoro 11. Universitas Negeri Surabaya 12. Universitas Jember 13. Universitas Brawijaya 14. Universitas Pelita Harapan 15. Universitas Terbuka
Ekstensi disebut juga Program Ekstensi adalah program pendidikan jenjang sarjana atau S1 bagi mahasiswa yang diterima secara khusus karena telah menyelesaikan pendidikan jenjang D3/D4 atau S1 pada bidang ilmu lain. Program ini biasanya diambil oleh mereka yang telah menyelesaikan D3/D4 namun ingin menyelesaikan jenjangnya menjadi S1 tanpa harus mengulang kuliah selama empat tahun.
Program Ekstensi D3 Ke S1 Di Luar Negeri
Pada artikel kali ini kita akan mempelajari tentang program ekstensi yang juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti Level Transfer, Type Transfer atau Recognition of Past Learning (RPL). Simak penjelasannya berikut ini!
Biaya Masuk Ui (universitas Indonesia)
Program Ekstensi atau Program Pendidikan Sarjana Ekstensi sebagaimana dikutip dalam website SIMAK Universitas Indonesia merupakan program pendidikan tingkat sarjana yang diikuti oleh mahasiswa yang diterima secara khusus dan dilaksanakan berdasarkan kurikulum yang memberikan kompetensi yang sama dengan program reguler.
Program ekstensi ini dapat diikuti oleh lulusan D3 dan D4 yang ingin melanjutkan ke program sarjana, serta lulusan sarjana dari berbagai bidang keilmuan. Menurut situs Universitas Trilogi, program ekstensi biasanya diikuti oleh pegawai dengan tingkat pendidikan terakhir seperti yang disebutkan di atas. Jumlah SKS yang akan diperoleh ditentukan berdasarkan hasil konversi mata kuliah.
Di beberapa perguruan tinggi, program ekstensi disebut juga dengan program transfer atau rekognisi pembelajaran sebelumnya. Pada dasarnya program ini diperuntukkan bagi mereka yang telah menyelesaikan jenjang di bawah gelar sarjana, namun ingin melanjutkan studi ke jenjang sarjana tanpa mengabaikan masa persiapan.
Universitas Indonesia di Depok menawarkan program lanjutan untuk berbagai jurusan atau program studi yaitu manajemen, akuntansi, keperawatan dan kesehatan masyarakat. Informasi selengkapnya dapat dilihat di website simak.ui.ac.id.
Seleksi Ujian Masuk Mahasiswa Ui Lewat Jalur Simak Dilakukan Daring
Universitas Negeri Jakarta merupakan salah satu kampus yang dikenal memiliki banyak program perluasan atau pengakuan pembelajaran lampau (RPL). Setidaknya ada 7 program studi yang menawarkan program ini yaitu Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Pendidikan Tata Boga, Pendidikan Tata Busana, Pendidikan Tata Rias dan Pendidikan Teknik Mesin. Informasi lengkapnya bisa Anda cek di website penmaba.unj.ac.id.
Universitas Airlangga Surabaya menawarkan program ekstensi atau biasa disebut type transfer program untuk mata kuliah Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Sastra Inggris, Akuntansi dan Manajemen. Informasi selengkapnya dapat dilihat di website ppmb.unair.ac.id. Klik menu Curriculum lalu pilih menu Change Type/Change Level.
Lembaga pertanian terbesar di Indonesia ini juga menawarkan program ekstensi atau transfer untuk berbagai mata kuliah yaitu Ilmu Manajemen, Ilmu Komputer dan Agribisnis. Informasinya dapat diakses di website masing-masing program, termasuk alihbesar.agrbisnis.ipb.ac.id untuk Agribisnis.
Telkom University Bandung menawarkan program lanjutan di bidang akuntansi, ilmu komputer, teknik telekomunikasi, sistem komputer dan administrasi bisnis. Informasi selengkapnya dapat dicek di smb.telkomuniversity.ac.id.
Kursus Di Luar Negeri?
Institut Teknologi Surabaya ini mempunyai program cross-tracking yang mirip dengan program penyuluhan. Disebut juga program RPL. Beberapa program studi yang tersedia adalah statistika, teknik kimia, fisika, teknik sipil, teknik sistem kelautan, dan teknik elektro. Informasi selengkapnya dapat dicek di its.ac.id.
Universitas Bakrie Jakarta menawarkan program ekstensi kelas karyawan bagi mahasiswa yang telah lulus D3 dan sudah bekerja kemudian ingin pindah ke S1. Program ini tersedia untuk mata kuliah Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Industri dan Teknik Sipil. Informasinya dapat dilihat di kuliahkaryawan.bakrie.ac.id.
Universitas Bina Nusantara Jakarta menawarkan program ekstensi D3 hingga S1 melalui metode pembelajaran online. Program ini tersedia untuk mata kuliah Sistem Informasi, Manajemen Bisnis dan Akuntansi. Informasi selengkapnya dapat dilihat di onlinelearning.binus.ac.id.
Seperti Universitas Bakrie, Universitas Mercu Buana Jakarta juga menawarkan program ekstensi berupa kelas karyawan. Cukup banyak program studi yang ditawarkan di sini pada tingkat sarjana, pascasarjana, dan doktoral. Ini termasuk teknik mesin, teknik industri, teknik sipil, teknik informasi, manajemen, akuntansi, desain produk, desain komunikasi visual, hubungan masyarakat, komunikasi pemasaran dan psikologi umum. Informasi selengkapnya dapat dilihat di kk.mercubuana.ac.id.
Pengalaman Kuliah Di S1 Akuntansi (ekstensi) Telkom University (syukur)
Universitas Diponegoro Semarang membuka Program Transfer D3 ke S1 atau disebut juga Program RPL. Program ini tersedia bagi mahasiswa kesehatan masyarakat dan dapat diambil oleh lulusan D3 Kesehatan Lingkungan, D3 Ahli Madya Sanitasi, D3 Inspektur Akademi Kesehatan dan D3 sejenisnya. Informasi selengkapnya dapat dilihat di pmb.undip.ac.id.
Selain Unair dan ITS, PTN di Surabaya juga memberikan perpanjangan program transfer jenjang berbagai jurusan. Antara lain:
Perguruan tinggi negeri di Jember, Jawa Timur ini menerima mahasiswa melalui program transfer jenjang. Program gelar terbuka meliputi manajemen, akuntansi, administrasi bisnis, agronomi, agroindustri, peternakan, penyuluhan pertanian, teknologi hasil pertanian, teknologi industri pertanian, ilmu kesehatan masyarakat, ilmu gizi dan keperawatan. Informasinya dapat dilihat di unej.ac.id.
Universitas Brawijaya Malang juga menawarkan program ekstensi atau dikenal dengan transfer program. Tersedia untuk kursus ilmu pangan, ilmu komputer, keperawatan dan hukum. Informasi selengkapnya dapat Anda lihat di website selma.ub.ac.id.
Masih Terbuka Peluang Masuk Universitas Indonesia Lewat Jalur Simak Ui
Universitas swasta ini menawarkan kelas-kelas untuk karyawan yang serupa dengan program ekstensi, antara lain hubungan internasional, ilmu komunikasi, teknik elektro, teknik industri, keperawatan, sistem informasi, hukum dan psikologi. Informasi selengkapnya dapat dilihat di website uph.edu.
Universitas Terbuka Jakarta menawarkan program RPL dengan dua jenis transfer kredit, yaitu transfer kredit dari perguruan tinggi lain ke UT dan transfer kredit dari UT ke UT. Informasi selengkapnya dapat dilihat di jakarta.ut.ac.id.
Selain kampus-kampus di atas, masih ada universitas lain yang menawarkan program ekstensi atau sejenisnya. Jika Anda tidak menemukan nama universitas yang Anda cari pada daftar di atas, Anda bisa langsung mencari informasinya di website resmi universitas tersebut.
Persyaratan untuk mengikuti program ekstensi atau sejenisnya tentu berbeda-beda dari satu universitas ke universitas lainnya. Syarat yang terpenting tentu saja Anda telah menyelesaikan pendidikan sebelumnya seperti D3/D4 atau S1 di bidang keilmuan lain dengan hasil minimal memenuhi syarat.
Lulus D3? Berikut Pilihan Program Studi S1 Untuk Ekstensi Kuliah Di Binus Online
Kemudian syarat untuk mendapat gelar BA Akuntansi kurang lebih sama, kecuali nomor 2 yaitu calon mahasiswa harus berasal dari jurusan D3 atau D4 Akuntansi, STAN, atau BA Ekonomi.
Sebelum Anda memutuskan untuk melanjutkan program penyuluhan, ada baiknya Anda meninjau kembali kelebihan dan kekurangan program ini. Berikut ulasan yang menyebutkan situs iik.ac.id.
Demikian penjelasan tentang Program Ekstensi Perguruan Tinggi. Meski memiliki kekurangan, tidak ada salahnya mengikuti program ini, karena perolehan ilmu tidak sia-sia. Semoga bermanfaat dan semoga sukses kuliahnya ya!, Jakarta Ia gagal masuk kampus pemerintah Indonesia, sehingga malah diterima di beasiswa S1 internasional. Inilah pengalaman Arroyan Pram. Pemuda asal Boyolali, Jawa Tengah ini menceritakan kisah inspiratifnya. Sejak melihat video @arroyanpramm di TikTok, kami bisa terhubung dengannya untuk berbagi cerita dan tips cara mendapatkan beasiswa.
BACA JUGA: Tompi Rayakan Green Launch, Mini Music Festival & Sharing Session Tips Beasiswa di Australia
Cerita Arroyan: Lolos Beasiswa Internasional Usai Ditolak Itb Hingga Ugm
Pemuda bernama lengkap Arroyan Irsya Dulloh Pram ini tak menyangka akan mendapat pengalaman luar biasa seperti yang dialaminya saat ini. Semula pemuda yang akrab disapa Roy ini ingin kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), namun takdir berkata lain.
“Sebenarnya saya tidak menyangka bisa melakukan perjalanan seperti itu karena saya tinggal di daerah Boyolali. Ceritanya, di sekolah menengah saya menyukai matematika dan fisika dan juga berpartisipasi dalam Olimpiade dan memenangkan medali. Sampai akhirnya saya sangat ingin masuk ITB,” kata Aroyan dihubungi melalui telepon, Kamis (6-1-2023).
Yang dimiliki oleh beberapa kampus di Jawa Tengah. Semua jalur ujian kandidat telah dicoba. Setelah lulus SMA pada tahun 2018, Roy mencoba mengikuti ujian tertulis dengan pilihan ITB, UGM, dan UNS.
Beasiswa merupakan dambaan sebagian besar masyarakat untuk melanjutkan pendidikan, khususnya beasiswa ke luar negeri. Namun tidak perlu khawatir. Pasalnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencapai impian Anda…
Program Gelar Ganda, Daftar International Program Uii Aja!
Tiga perguruan tinggi negeri terpilih ternyata tidak bisa menjadi “tandingan” baginya. Saat itu, Aroyan juga mencoba mengikuti ujian masuk STAN. Sayangnya, hal tersebut belum membuahkan hasil. Dalam fase penolakan, pemuda peraih beberapa olimpiade ini tak putus asa. Ia mencoba membuat daftar program beasiswa, baik dalam maupun luar negeri.
“Karena kurang lebih gagal pada bulan Maret-April 2018, saya meninjau kembali tahap ini 5 bulan kemudian pada bulan Agustus. Secara kebetulan, saya juga punya daftar program cadangan lainnya. Carilah kampus yang mempunyai beasiswa,” kata Aroyan.
Sementara pada akhirnya, enam dari delapan daftar beasiswa Indonesia yang dilamarnya berhasil. Dari situ, Aroyan pun harus memilih salah satu yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Pilihan jatuh pada Badak LNG Academy.
Badak LNG Academy merupakan program beasiswa Full Diploma III (D3) hasil kerjasama dengan Badak LNG, perusahaan migas terbesar di Indonesia. Setelah melewati enam tahap seleksi, Aroyan memasuki program akademik tiga tahun dengan beasiswa
Ekstensi Adalah: Pengertian Dan Program Kuliahnya
Dijelaskan pula, sebagian besar guru di sana merupakan lulusan ITB, UGM, dan berbagai kampus luar negeri. Selama tiga tahun itu, otaknya harus belajar setiap hari. Sedangkan Aroyan akhirnya lulus pada tahun 2021 dengan gelar AMd T di bidang Teknik Mesin dengan peminatan Pengolahan Gas.
Perjuangannya untuk mendapatkan pendidikan tinggi tidak berhenti sampai di situ. Setelah lulus, pria berusia 22 tahun ini kini mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikannya di luar negeri, mencari beasiswa tambahan untuk memperpanjang gelar D3 menjadi Sarjana Teknik Mesin.
Saat itu, ia mencoba membuat daftar program beasiswa dari berbagai negara, termasuk Taiwan. Sebulan sebelum lulus dari Badak LNG Academy, tepatnya pada Juni 2021, Arroyan mendapat kabar bahwa esainya lolos Program Beasiswa Kerjasama Bi-State dari pemerintah Indonesia dan Taiwan.
Uniknya, mahasiswa yang gemar membuat konten ini juga lolos seleksi administrasi dari total 10 program beasiswa dari negara yang dilamarnya. Namun karena
Unsiq New Student Admissions 2023
Program ekstensi d3 ke s1 ui, program ekstensi d3 ke s1 akuntansi, program ekstensi d3 ke s1 binus, universitas program ekstensi d3 ke s1, program ekstensi d3 ke s1, ekstensi d3 ke s1, program ekstensi d3 ke s1 di jakarta, ekstensi d3 ke s1 di luar negeri, ekstensi d3 ke s1 luar negeri, program ekstensi d3 ke s1 keperawatan, program ekstensi d3 ke s1 universitas terbuka, beasiswa ekstensi d3 ke s1 luar negeri