Renungan Kristen Tentang Kebaikan Tuhan – Mencicipi makanan dapat menimbulkan ekspresi wajah yang berbeda-beda. Mencicipi makanan asam bisa membuat ekspresi wajah kita terlihat jelek karena kaget atau tidak suka dengan rasa asam. Beginilah reaksi tubuh kita terhadap makanan dan minuman yang bersifat asam atau asam. Semakin masam dan masam kita, semakin jelek atau aneh ekspresi wajah kita.
Pemazmur Daud mengungkapkan perasaannya setelah mengecap dan melihat kebaikan Tuhan. Pemazmur mengalami keselamatan dari bahaya. Oleh karena itu, pemazmur ingin memuji Tuhan selamanya (ay.2). Wajah-Nya berseri-seri karena sukacita yang tidak mudah tergantikan (ay.6). Pemazmur berkata: Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan! Merasakan dan melihat kebaikan Tuhan membuat pemazmur benar-benar bersemangat menjalani hidup. Itu adalah energi yang terpancar dari diri sendiri, energi kegembiraan yang menguatkan kehidupan. Ada rasa sukacita yang melingkupi Anda saat merasakan dan melihat kebaikan Tuhan.
Renungan Kristen Tentang Kebaikan Tuhan
Pada dasarnya kebaikan Tuhan berlimpah dalam ruang dan waktu hidup kita. Saat kita merasakan dan melihat kebaikan Tuhan, maka hidup kita akan benar-benar berubah. Bahkan ketika kesulitan datang dalam hidup kita, kita percaya bahwa Tuhan bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia. Jadi tunggu apa lagi? Rasakan dan lihat betapa baiknya Tuhan!
Merespons Kebaikan Tuhan
Ya Allah, aku ingin merasakan dan melihat kebaikan-Mu dalam hidupku agar aku tetap termotivasi untuk kemuliaan-Mu. Amin.
PERGI SENDIRI? – 17:00 ORANG PENAHAN – 17:00 TUTUP – 17:00 Abram dan Melkisedek
TANDA TUHANKU – 17.00 DI TANGAN TUHAN – 17.00 Nabi Besar Masa Depan – 17.00 KENANGAN TUHAN – 17.00 TUHAN BAIK! – 17.00
MARAH? – 17:00 Janda Zarefat – 17:00 POTRET DI TELAPAK TUHAN – 17:00 TERIMA KASIH TERIMA KASIH – 17:00 FORMASI BAIK – 17:00
Kebaikan Tuhan Nyata Dalam Segala Hal
KEBAKARAN YANG BAIK – 17.00 Putri Esther – 17.00 KECUALI SATU – 17.00 APAKAH INI MASALAH? KAKI! – 17:00 Ibu bagi kami – 17:00
OBLIVION – 17:00 TESCH DIRI – 17:00 GAME LAIN – 17:00 SEMUA ORANG – 17:00 Mencintai Musuh – 17:00
AMAN DALAM TUHAN – 17:00 Rahmat – 17:00 SEPERTI ELANG – 17:00 DI DALAM TUHAN ADA PERLINDUNGAN – 17:00 INDAH DAN MELIHAT TUHAN TUHAN – 17:00
Jangan ragu-ragu! – 17.00 SUBSCRIBE UNTUK BAIK-BAIK – 17.00 TIDAK ADA ROH TAKUT – 17.00 HIDUP SEBAGAI ANAK CAHAYA – 17.00 Pagan’s Mo? – 17.00
Perkataan Dan Perbuatan
MATA TUHAN MELIHAT – 17:00 CARA TAK TERDUGA – 17:00 Sayap Elang – 17:00 Petrus dan Kornelius – 17:00 HADIAH KEBAIKAN – 17:00
DE GRUND – 17:00 ZE DER WAUER – 17:00 Kasim dan Philippe – 17:00 SUARA TUHAN BARU – 17:00 HARAPAN BARU – 17:00
JALAN HIDUP – 17:00 PM Sang Pengejar Kekasih – 17:00 LIDAH TANPA BOLA – 17:00 PM AKULDUNGEN PALSU – 17:00 PM HATIMU MASIH AKAN BERJALAN – 17:00 PM
Benar di sisi TUHAN – 17:00 JANGAN DENGARKAN – 17:00 LIVE SHOW – 17:00 SEBAGAI MATA – 17:00 Pemuda untuk Dunia – 17:00
Belajar Dari Keikhlasan Tuhan
SELAMANYA SELAMANYA – 17.00 PENGETAHUAN BAIK – 17.00 Hujan dan Matahari – 17.00 KEKEBALAN – 17.00 TETAP DI JALAN YANG BENAR – 17.00
ORANG – 17.00 APLIKASI EMAS DI ATAS BUTA PERAK – 17.00 Miskin Tapi Bahagia – 17.00 TIDAK SELAMAT – 17.00 TUHAN YANG BESAR – 17.00
LARANGAN UNTUK HERTERNASIONAL – 17.00 GLAUS – 17.00
SUMBER KEHIDUPAN – 17:00 TUHAN ADALAH KULITKU – 17:00 Siapa yang diundang? – 17:00 pentingnya pengalaman – 17:00 TANGGAL DI POHON CEDER – 17:00.
Ingatlah Kebaikan Tuhan”
JANGAN ABAIKAN – 17:00 CARA TUHAN – 17:00 JANGAN PEDULI – 17:00 Kristen Nasionalis – 17:00 Semua Setia – 17:00
NAMA – 17.00 HIDUP DALAM KETULUSAN – 17.00 Iman Tanpa Perbuatan: Mati – 17.00 BANGUN! – 17:00 TIDAK KECIL – 17:00
TUHAN MENDENGAR – 17.00 MISKIN – 17.00 JANGAN PERNAH PERGI – 17.00 Bingky Irawan dan Gus Dur – 17.00 PEMBERIAN BAIK – 17.00
KESEMBUHAN TUHAN – 17:00 GABUNGAN CINTA – 17:00 Gus Dur dan Natal – 17:00 NAMA TERBAIK – 17:00 DORIVAL – 17:00
Kebaikan Tuhan Yesus Dalam Hidup Kita
Hakikat Hari Sabat – 17:00 BERSAMA KASIHMU – 17:00 PERLINDUNGAN TUHAN – 17:00 CONTOH KASIH TUHAN – 17:00 BELAJAR KESABARAN SAJA – 17:00
TUHAN TOLONG SAYA! – 17.00 KONSELING BAIK – 17.00 Eka Darmaputera – 17.00 BUAH FIRMAN BAIK – 17.00 PILIHANNYA – 17.00
JUGA – 17:00 BERDIRI DI ATAS TUHAN – 17:00 Adil DAN PUJI TUHAN – 17:00 Yesus dan Nikodemus – 17:00 APAKAH ANDA MANUSIA TUHAN? – 17.00
BUAH KEINGINAN – 17:00 Pahlawan yang Berkorban – 17:00 MELIHAT TUHAN – 17:00 FOKUS OP TUJUAN – 17:00 DAMAI SCHECH – 17:00
Kamu Itu Bisa Apa?”
KAMBING HITAM – 17.00 RUMAH DI ATAS BATU – 17.00 JADILAH ORANG RAMAH – 17:00 Kasih Tuhan – 17:00 Firman menjadi manusia.
LAKUKAN KEBAIKAN ANDA – 17.00 TERLALU BAIK PENGETAHUAN – 17.00 SEHAT SEPENUHNYA – 17.00 SIAPA TUHAN? – 17.00 Gus Dur dan Ahok – 17.00
INDAH SEBUAH UKURAN WAKTU – 17:00 Iman Menjahit – 17:00 Syukur Bangsa – 17:00 JAMINAN BAGI ANDA HAZER DRIVE – 17:00 ORANG HEMBELLE – 17:00 Kami beriman bahwa kami mempunyai dan mengenal Tuhan Yang Maha Esa , tidak ada yang mustahil bersamanya. Dia mampu memindahkan gunung, membuat matahari berhenti bergerak, dan menyembuhkan orang sakit.
Dalam Yosua pasal 4 kita membaca bagaimana Tuhan menyelesaikan pekerjaan besar membawa bangsa Israel ke tanah perjanjian. Tuhan memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan menuju kebebasan seperti yang Dia janjikan. Karena besarnya perbuatan-Nya, Tuhan tidak ingin umat Israel melupakan apa yang telah Dia lakukan bagi mereka. Tuhan ingin bangsa Israel mengingat selamanya mukjizat yang Dia lakukan bagi mereka dan betapa berkuasa dan berkuasanya Dia.
Renungan Kristen: “jangan Pilih Orang Bebal”
Saat bangsa Israel menyeberangi Sungai Yordan untuk memasuki Tanah Perjanjian merupakan momen yang sangat penting karena bangsa Israel sedang memasuki Tanah Perjanjian yang telah dijanjikan Tuhan melalui nenek moyang mereka. Ketika mereka menyeberangi Sungai Yordan merupakan keajaiban karena sekali lagi Tuhan menguasai alam semesta dengan membagi Sungai Yordan sehingga bangsa Israel dapat menyeberanginya. Pada acara tersebut Allah memerintahkan setiap suku untuk mengambil sebuah batu untuk dijadikan batu peringatan.
Yosua 4:5-7, lalu Yosua berkata kepada mereka: “Pergilah di depan tabut Tuhan, Allahmu, ke tengah-tengah sungai Yordan, dan angkatlah masing-masing batumu di atas bahumu, sesuai dengan jumlah suku-suku di sana. Israel, supaya ini menjadi tanda bagimu Apabila anak-anakmu di kemudian hari bertanya: Apa arti batu-batu ini bagimu: Air sungai Yordan akan mengalir ke tabut Tuhan, tabut itu telah melintasi sungai Yordan, air itu sungai Yordan akan terputus selama-lamanya.”
TUHAN memerintahkan untuk mendirikan BATU PERINGATAN, sebagai warisan bagi anak cucu, agar mereka mengetahui mukjizat Tuhan dari generasi ke generasi.
Coba pikirkan sejenak, Tuhan telah melakukan hal-hal menakjubkan dalam hidup kita. Dia mungkin telah melakukan keajaiban penyembuhan atau melepaskan kita dari belenggu keterikatan pada pembebasan. Luangkan waktu hari ini untuk mengingat hal-hal ajaib yang telah Tuhan lakukan bagi hidup kita. Bahkan melalui peristiwa sedih atau duka, Tuhan menjadikannya sebagai kenangan untuk mengingatkan kita akan kehadiran-Nya dalam hidup kita.
Waktu Tuhan Yang Terbaik”
Mari kita sadari bahwa ada batu-batu yang kita susun setiap saat yang nantinya akan menjadi KENANGAN HIDUP yang akan dilihat oleh banyak orang yang melihatnya bahkan generasi mendatang akan melihat karya Tuhan dalam hidup kita.
Susunlah BATU-BATU HIDUPMU agar setiap batu yang kita susun dalam kehidupan ini memberikan kesaksian dan menyatakan kemuliaan nama Tuhan. Di sisi lain, ini juga menjadi pengingat untuk tidak mendirikan peninggalan-peninggalan yang memalukan yang mencakup kegagalan kita dalam setia kepada Tuhan.
Puji Dia dan berjanji kepada Tuhan bahwa kita tidak akan pernah melupakan hal-hal menakjubkan yang telah Dia lakukan dalam hidup kita. Salah satu kelemahan manusia adalah berkaitan dengan pemikirannya, apalagi ketika sudah tua. Namun hal itu tidak terjadi pada Mbah Suparni, seorang nenek asal Yogyakarta yang akan berusia 117 tahun pada tahun 2017 ini. Mbah Suparni masih fasih dalam tiga bahasa yaitu Indonesia, Jepang, dan Belanda. Mbah Suparni bahkan bisa menyanyikan beberapa lagu berbahasa Jepang dan Belanda dengan lancar.
Lupa itu berkaitan dengan otak di kepala. Namun kelupaanlah yang berkaitan dengan aspek mental atau spiritual. Hal ini berarti “melupakan” bahwa ada Allah yang hidup di antara kita; Tuhanlah yang bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mencintainya. Melupakan Tuhan kebanyakan terjadi ketika manusia dalam keadaan bahagia dan berkemenangan. Sabda Tuhan melalui Musa menasihati umat agar mengingat Tuhan dan segala kebaikan-Nya. Dengan mengingat Allah,
Tiada Berkesudahan Kasih Tuhan
Renungan firman tuhan tentang kebaikan, renungan kristen tentang penyertaan tuhan, renungan kristen tentang kehidupan, renungan kristen tentang keluarga, renungan kristen tentang berkat tuhan, ayat alkitab tentang kebaikan tuhan, renungan kebaikan tuhan, renungan tentang kasih tuhan, renungan tentang firman tuhan, renungan firman tuhan kristen, lagu rohani tentang kebaikan tuhan, renungan kristen tentang pengharapan